Red Orchid Collection

Friday, 21 March 2014

Happy Birthday~

Ni de Shengri Kuaile~


21th March 2014,

21 tahun yang lalu pula kehidupanku dimulai dari jeritan bayi mungil yang terlahir di tengah malam.
Nama cantik yang disandangkan padaku membangunku dan melekat padaku hingga saat ini.
Terimakasih atas limbahan sayang serta belaian sayang yang selalu menuntunku hingga saat ini.

Syukur selalu kupanjatkan atas segala berkah yang kuterima hingga detik ini, saat ini ku masih bisa bernafas, tersenyum, tertawa, menangis, dan bercana dengan sekitarku.

Melengkapi hidupku pula adanya sosok lelaki yang amat bijaksana selalu memperhatikan dan menyayangiku dengan sepenuh hati, lelaki yang selalu dapat memberiku senyuman dan membuatku tersenyum dan tertawa. Penghapus lara dan gundah muncul dalam hidupku. Bangga dan beruntungnya kami~ 
Love you so much, I believe you has been have my rib~

I'm so thanksfull till today~



HAPPY TWENTYFIRST~


Thursday, 20 March 2014


Public Speaking

Something I like and something I want.
Ilmu yang saya rasa memang perlu kita pelajari, hal terpenting dari proses komunikasi, terutama komunikasi didepan umum dan pada khalayak luas.
Dengan menguasai dan mengetahui mengenai Public Speaking tentu kita akan lebih percaya diri dan berhasil dalam mengkomunikasikan sesuatu.
Hal itu dapat dinilai dari bagaimana seorang Komunikator dapat berbicara dengan percaya diri didepan khalayak banyak, dapat memilih kata-kata yang indah, berseni tetapi mudah dipahami oleh komunikan.

Nothing to Lose to Learn about Communication Public Speaking



Wednesday, 19 March 2014

Public Speaking Modul 1

  1. Perspektif yang mendasari munculnya pengertian komunikasi antara lain karena :
a.       Behavioristik à Menekankan pada hubungan antara rangsangan dari seseorang yang ditujukan pada penerima rangsangan.
b.      Transmisi Informasi à Transfer informasi pada penerima pesan yang dapat diteliti dari media, waktu, sekuen, dan berita.
c.       Inteà Saling respon antara komunikator dan komunikan.
raksi
d.      Transaksi à merupakan pengalaman dan pemahaman dapat diletakkan pada konteks, proses, dan fungsi komunikasi
  1. Pengertian Komunikasi menurut pendapat
a.       Wilbur Schramm à Menyamakan persepsi dengan orang lain sesuai dengan kerangka acuan (panduan dan pengertian) dengan cara penyampaian dan penerimaan informasi komunikator pada komunikan juga saling berbagi informasi, gagasan dan sikap.
b.      Charles H Cooley à Mengadakan hubungan antarmanusia dan mengembangkan lambang/pikiran melalui keleluasaan.
c.       Aristoteles à Dianggap komunikasi yang manusiawi  apabila komunikator dapat memberikan pesan yang persuasive ketika berpidato.
d.      Isocrates à Ilmu berbicara dengan dialog kebenaran yang akan timbul dengan sendirinya.
e.      Georgias à Kebenaran pendapat yang dapat dibuktikan jika tercapai demi keindahan bahasa.
  1. Apa yang dimaksud dengan proses komunikasi ? Dan apa komponen Komunikasi menurut Harold D Lasswell ?
Proses Komunikasi adalah peristiwa/langkah mulai dari penciptaan komunikasi yang terdapat komponen komunikasi sampai saat informasi tersebut dipahami.
Komponen Komunikasi menurut Harold D Lasswell antara lain : Who(siapa komunikator), says what(apa yang disampaikan), in which channel(melalui media apa), to whom (komunikan), with what effect(respon apa yang ingin didapatkan)
  1. Macam-macam Feedback :
a.       External feedback à respon langsung dari komunikan
b.      Internal feedback à respon balik dari komunikator pada komunikan
c.       Direct feedback à respon langsung saat proses penyampaian
d.      Indirect feedback à Respon tidak langsung (kritik, saran, usul, dan masukan lainnya setelah proses komunikasi)
e.      Inferential feedback à respon yang disimpulkan sendiri oleh komunikator.
f.        Zero feedback à respon tidak dapat dimengerti oleh komunikator.
g.       Negative feedback àrespon negative yang menyatakan ketidaksetujuan pada komunikator
h.      Positive feedback à resepon positif sesuai dengan yang diinginkan komunikator
i.         Neutral feedback à respon yang tidak ada hubungannya dengan apa yang disampaikan komunikator.
  1. Faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi :
a.       Komunikator yang menjadi sumber utama penyampaian pesan serta ketrampilannya dalam menyampaikan pada komunikan.
b.      Pesan yang disampaikan (Daya tarik pesan, kesesuaian dengan kebutuhan komunikan, pengalaman pengirim dan penerima pesan, peran pesan dlm memenuhi kebutuhan pesan)
c.       Komunikan yang menerima pesan harus dilihat dari beberapa aspek, seperti kemampuan untuk menafsirkan pesan, dapat menyadari bahwa pesan yg disampaikan memenuhi kebutuhan, dan ada perhatian dari komunikan atas pesan yang diterima.
d.      Konteks merupakan bagian penting mengenai setting dan lingkungan yang nyaman, kondusif dan menunjang berhasilnya komunikasi tersebut.

e.      Sistem penyampaian, yang berkaitan dengan metode dan media yang sesuai dengan indra penerima pesan yang akan menunjang keberhasilan komunikasi.

Tuesday, 18 March 2014

My Lecturing

Mata Kuliah Semester 1 :

1. MKDU4110 - Bahasa Indonesia
2. MKDU4107 - Bahasa Inggris I
3. SKOM4103 - Hubungan Masyarakat
4. MKDU4221 - Pendidikan Agama Islam
5. MKDU4111 - Pendidikan Kewarganegaraan
6. SKOM4101 - Pengantar Ilmu Komunikasi
7. ISIP4212 - Pengantar Ilmu Politik
8. SKOM4314 - Perencanaan Pesan dan Media

Mata Kuliah Semester 2 :

1. ISIP4110.03 - Pengantar Sosiologi
2. ISIP4111.02 - Asas-asas Manajemen 02
3. ISIP4112.02 - Pengantar Ilmu Ekonomi
4. ISIP4131.02 - Sistem Hukum Indonesia
5. ISIP4211.02 - Logika I
6. ISIP4215.03 - Pengantar Statistik Sosial 03
7. MKDU4109.04 - Ilmu Sosial dan Budaya 04
8. SKOM4206 - Perencanaan Program Komunikasi 01

Mata Kuliah Semester 3 :

1. ISIP4216.04 - Metode Penelitian Sosial 04
2. SKOM4204.01 - Teori Komunikasi
3. SKOM4205.01 - Sosiologi Komunikasi Massa
4. SKOM4209.01 - Bahasa Inggris II
5. SKOM4328.01 - Komunikasi Pemasaran
6. SKOM4432.02 - Komunikasi Bisnis
7. SKOM4439.02 - Hukum Media Massa II

Mata Kuliah Semester 4 :

1. SKOM4312 - Public Speaking
2. SKOM4316 - Komunikasi Inovasi
3. SKOM4323 - Filsafat dan Etika Komunikasi 01
4. SKOM4330 - Teknik Mencari dan Menulis Berita
5. SKOM4326 - Komunikasi Persuasif 01
6. SKOM4321 - Opini Publik

Well DONE !

JIAYOU ! ^^9

Monday, 17 March 2014

Sejarah Pendidikan Jurnalistik di Indonesia

Jurnalistik berasal dari kata Jurnalisme yang artinya adalah Kegiatan yang dilakukan oleh wartawan guna mengumpulkan dan mengolah berita (menyiapkan, mengedit, dan menulis) untuk kemudian dimuat di surat kabar/media lainnya.

Sejak tahun 1961 hingga 1986 banyak pakar Jurnalis yang mengutarakan pendapat mengenai arti istilah jurnalistik, seperti : F. Fraser Bond, Adinegoro, Onong Uchjana Effendy, Shadily, Djen Anwar (PU harian Indonesia Express), A.W Widjaya.

Di Indonesia, awal mula Pendidikan Jurnalistik dikenal sebagai Pendidikan Publisistik yang artinya Pendidikan Ilmu Persuratkabaran. Karena bagaimanapun surat kabar merupakan media yang pertama dikenal karena teknologi pertama yang sudah ada, hingga sampai saat ini surat kabarpun sudah lebih bervariatif bahkan memiliki target yang berbeda-beda.

Setelah surat kabar, media yang muncul sebagai media jurnalistik antara lain Media Cetak (Majalah, majalah berita, Pamflet, Baliho), Media Elektronik (TV, Radio, dll),  juga melalui Media Massa secara langsung(antarpersonal) karena adanya berbagai macam media penyampaian publikasi dan jurnalistik maka nama Persuratkabaran berganti menjadi Ilmu Komunikasi.

Kemudian pada dunia Jurnalistik terdapat istilah Pers yang dalam bahasa Inggris yaitu press artinya adalah mesin cetak. Dalam jurnalistik, pers adalah lembaga yang memiliki berkegiatan melayani dan melindungi masyarkat dalam hal yang menyangkut kegiatan bidang komunikasi (massa, elektronik, dll). Pers sebagai wadah komunikasi massa untuk melaksanakan kegiatan jurnalistik dalam mencari, memperoleh, memiliki, menyimpanm mengolah dan menyampaikan informasi yang didapat melalui berbagai macam media.

Berdasarkan Undang Undang Pokok Pers Bab II pasal 3 tetang Asas, Fungsi, Hak dan Kewajiban serta Peranan Pers, ada 3 fungsi utama pers, antara lain : memberikan informasi, hiburan, dan melaksanakan control social.

Pendidikan Jurnalistik saat ini menjadi salah satu pilihan favorit generasi muda di Indonesia, melihat dari pesatnya perkembangan media elektronik dan media massa di Indonesia yang sangat bervariatif dan bersaing secara kompetitif.