Jurnalistik berasal dari kata Jurnalisme yang artinya adalah
Kegiatan yang dilakukan oleh wartawan guna mengumpulkan dan mengolah berita
(menyiapkan, mengedit, dan menulis) untuk kemudian dimuat di surat kabar/media
lainnya.
Sejak tahun 1961 hingga 1986 banyak pakar Jurnalis yang
mengutarakan pendapat mengenai arti istilah jurnalistik, seperti : F. Fraser
Bond, Adinegoro, Onong Uchjana Effendy, Shadily, Djen Anwar (PU harian
Indonesia Express), A.W Widjaya.
Di Indonesia, awal mula Pendidikan Jurnalistik dikenal
sebagai Pendidikan Publisistik yang artinya Pendidikan Ilmu Persuratkabaran.
Karena bagaimanapun surat kabar merupakan media yang pertama dikenal karena
teknologi pertama yang sudah ada, hingga sampai saat ini surat kabarpun sudah
lebih bervariatif bahkan memiliki target yang berbeda-beda.
Setelah surat kabar, media yang muncul sebagai media
jurnalistik antara lain Media Cetak (Majalah, majalah berita, Pamflet, Baliho),
Media Elektronik (TV, Radio, dll), juga
melalui Media Massa secara langsung(antarpersonal) karena adanya berbagai macam
media penyampaian publikasi dan jurnalistik maka nama Persuratkabaran berganti
menjadi Ilmu Komunikasi.
Kemudian pada dunia Jurnalistik terdapat istilah Pers yang
dalam bahasa Inggris yaitu press artinya adalah mesin cetak. Dalam jurnalistik,
pers adalah lembaga yang memiliki berkegiatan melayani dan melindungi masyarkat
dalam hal yang menyangkut kegiatan bidang komunikasi (massa, elektronik, dll).
Pers sebagai wadah komunikasi massa untuk melaksanakan kegiatan jurnalistik
dalam mencari, memperoleh, memiliki, menyimpanm mengolah dan menyampaikan
informasi yang didapat melalui berbagai macam media.
Berdasarkan Undang Undang Pokok Pers Bab II pasal 3 tetang
Asas, Fungsi, Hak dan Kewajiban serta Peranan Pers, ada 3 fungsi utama pers,
antara lain : memberikan informasi, hiburan, dan melaksanakan control social.
Pendidikan Jurnalistik saat ini menjadi salah satu pilihan
favorit generasi muda di Indonesia, melihat dari pesatnya perkembangan media
elektronik dan media massa di Indonesia yang sangat bervariatif dan bersaing
secara kompetitif.

No comments:
Post a Comment