Agen, Distributor, Grosir Baju, Sepatu, Hijab, Maxi, Dress, Blouse, Jegging, Skirt, Rok, etc
Tuesday, 8 April 2014
Monday, 7 April 2014
Lirik Iwan Fals - Wakil Rakyat (Dalam Rangka Pemilu 09 April 2014)
Surat Buat Wakil Rakyat
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Disana di gedung DPR
Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili
Dihati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Dikantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke
Saudara dipilih bukan di lotere
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam juara he eh juara hahaha
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Disana di gedung DPR
Dihati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju”
By Iwan Fals
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Disana di gedung DPR
Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili
Dihati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Dikantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke
Saudara dipilih bukan di lotere
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam juara he eh juara hahaha
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Disana di gedung DPR
Dihati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju”
By Iwan Fals
Difusi Inovasi Penggunaan Kakus
Strategi dalam
mendifusikan inovasi perlunya jamban bagi kesehatan masyarakat yang tidak
terbiasa menggunakan jamban, antara lain :
- Membuat
slogan-slogan yang di publikasikan melalui media yang dipasang
didaerah-daerah atau kawasan pemukiman dimana masyarakatnya tidak terbiasa
menggunakan kakus.
- Mengundang
kerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk memberikan sosialisasi melalui
penjabaran proses pembuangan ampas tubuh manusia (BAB) jika tidak dibuang
sesuai pada saluran yang dianjurkan.
- Menjelaskan
manfaat apabila menggunakan kakus sesuai dengan testimoni yang telah
dirasakan oleh masyarakat didaerah lain yang awalnya belum menggunakan dan
sudah menggunakan kakus, sehingga dapat mudah diterima bahkan mempengaruhi
masyarakat yang mendapat pesan inovasi untuk menggunakan kakus.
- Memberikan
praktek langsung dengan cara memberikan/merancangkan saluran kakus umum
yang sehat dan bersih pada daerah pemukiman yang tidak biasa menggunakan
kakus(jamban).
- Memberikan
informasi cara dan praktek bagaimana untuk menggunakan kakus dengan baik
dan bijak sesuai dengan kegunaan kakus.
- Memberikan
informasi apa yang akan terjadi apabila tidak menggunakan kakus untuk
membuang air besar pada daerah pemukiman. Karena bagaimanapun harus
dijelaskan bahwa buang air besar tidak sesuai pada tempatnya dan tidak
menggunakan kakus akan mempengaruhi tanah dan air yang ada pada kawasan
tersebut. Pencemaran air bersih dan munculnya segala penyakit juga tentu
akan terjadi.
- Memberi
waktu (mis. 2/3 bulan) pada masyarakat setempat untuk berkesempatan
menggunakan kakus umum tersebut.
- Kembali
mengumpulkan masyarkat wilayah pemukiman tersebut dan memberi seminar
tentang Apa manfaat jamban pada masyarakat, dan menanyakan
testimoni/respon dari masyarakat yang telah menggunakan kakus didaerah
tersebut.
- Membantu masyarakat yang tidak mampu untuk membuat kakus
dengan membangun kakus umum yang sehat sehingga dapat digunakan bersama.
![]() |
![]() |
Adapun informasi yang harus kita sosialisasikan
perihal manfaat menggunakan Kakus antara lain :
Menurut Depkes RI (2004), terdapat beberapa syarat
Jamban Sehat, antara lain :
- Tidak
berbau dan tinja tidak dapat dijamah oleh serangga maupun tikus.
- Tidak
mencemari sumber air minum, letak lubang penampung berjarak 10-15 meter
dari sumber air minum.
- Cukup
luas dan landai/miring ke arah lubang jongkok sehingga tidak mencemari
tanah di sekitarnya.
- Mudah
dibersihkan dan aman penggunannya.
- Dilengkapi
dinding dan atap pelindung, dinding kedap air dan berwarna.
- Cukup
penerangan
- Lantai
kedap air
- Ventilasi
cukup baik
- Tersedia
air dan alat pembersih.
Jamban berfungsi sebagai pengisolasi tinja dari
lingkungan. Jamban yang baik dan memenuhi syarat kesehatan akan menjamin
beberapa hal, yaitu :
- Melindungi
kesehatan masyarkat dari penyakit
- Melindungi
dari gangguan estetika, bau dan penggunaan saran yang aman
- Bukan
tempat berkembangnya serangga sebagai vektor penyakit
- Melindungi
pencemaran pada penyediaan air bersih dan lingkungan
Friday, 21 March 2014
Happy Birthday~
Ni de Shengri Kuaile~
21th March 2014,
21 tahun yang lalu pula kehidupanku dimulai dari jeritan bayi mungil yang terlahir di tengah malam.
Nama cantik yang disandangkan padaku membangunku dan melekat padaku hingga saat ini.
Terimakasih atas limbahan sayang serta belaian sayang yang selalu menuntunku hingga saat ini.
Syukur selalu kupanjatkan atas segala berkah yang kuterima hingga detik ini, saat ini ku masih bisa bernafas, tersenyum, tertawa, menangis, dan bercana dengan sekitarku.
Melengkapi hidupku pula adanya sosok lelaki yang amat bijaksana selalu memperhatikan dan menyayangiku dengan sepenuh hati, lelaki yang selalu dapat memberiku senyuman dan membuatku tersenyum dan tertawa. Penghapus lara dan gundah muncul dalam hidupku. Bangga dan beruntungnya kami~
Love you so much, I believe you has been have my rib~
I'm so thanksfull till today~
HAPPY TWENTYFIRST~
Thursday, 20 March 2014
Public Speaking
Something I like and something I want.
Ilmu yang saya rasa memang perlu kita pelajari, hal terpenting dari proses komunikasi, terutama komunikasi didepan umum dan pada khalayak luas.
Dengan menguasai dan mengetahui mengenai Public Speaking tentu kita akan lebih percaya diri dan berhasil dalam mengkomunikasikan sesuatu.
Hal itu dapat dinilai dari bagaimana seorang Komunikator dapat berbicara dengan percaya diri didepan khalayak banyak, dapat memilih kata-kata yang indah, berseni tetapi mudah dipahami oleh komunikan.
Nothing to Lose to Learn about Communication Public Speaking
Wednesday, 19 March 2014
Public Speaking Modul 1
a.
Behavioristik
à Menekankan
pada hubungan antara rangsangan dari seseorang yang ditujukan pada penerima
rangsangan.
b.
Transmisi
Informasi à Transfer
informasi pada penerima pesan yang dapat diteliti dari media, waktu, sekuen,
dan berita.
c.
Inteà Saling respon antara komunikator dan
komunikan.
raksi
d.
Transaksi à merupakan pengalaman dan pemahaman dapat
diletakkan pada konteks, proses, dan fungsi komunikasi
- Pengertian Komunikasi menurut pendapat
a.
Wilbur
Schramm à Menyamakan
persepsi dengan orang lain sesuai dengan kerangka acuan (panduan dan
pengertian) dengan cara penyampaian dan penerimaan informasi komunikator pada
komunikan juga saling berbagi informasi, gagasan dan sikap.
b.
Charles H
Cooley à Mengadakan
hubungan antarmanusia dan mengembangkan lambang/pikiran melalui keleluasaan.
c.
Aristoteles
à Dianggap
komunikasi yang manusiawi apabila
komunikator dapat memberikan pesan yang persuasive ketika berpidato.
d.
Isocrates à Ilmu berbicara dengan dialog kebenaran yang
akan timbul dengan sendirinya.
e.
Georgias à Kebenaran pendapat yang dapat dibuktikan jika
tercapai demi keindahan bahasa.
- Apa yang dimaksud dengan proses komunikasi ? Dan apa komponen
Komunikasi menurut Harold D Lasswell ?
Proses Komunikasi adalah peristiwa/langkah mulai dari penciptaan
komunikasi yang terdapat komponen komunikasi sampai saat informasi tersebut
dipahami.
Komponen Komunikasi menurut Harold D Lasswell antara lain : Who(siapa
komunikator), says what(apa yang disampaikan), in which channel(melalui media
apa), to whom (komunikan), with what effect(respon apa yang ingin didapatkan)
- Macam-macam Feedback :
a.
External
feedback à respon
langsung dari komunikan
b.
Internal
feedback à respon balik
dari komunikator pada komunikan
c.
Direct
feedback à respon
langsung saat proses penyampaian
d.
Indirect
feedback à Respon tidak
langsung (kritik, saran, usul, dan masukan lainnya setelah proses komunikasi)
e.
Inferential
feedback à respon yang
disimpulkan sendiri oleh komunikator.
f.
Zero
feedback à respon tidak
dapat dimengerti oleh komunikator.
g.
Negative
feedback àrespon negative
yang menyatakan ketidaksetujuan pada komunikator
h.
Positive
feedback à resepon
positif sesuai dengan yang diinginkan komunikator
i.
Neutral
feedback à respon yang
tidak ada hubungannya dengan apa yang disampaikan komunikator.
- Faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi :
a.
Komunikator
yang menjadi sumber utama penyampaian pesan serta ketrampilannya dalam
menyampaikan pada komunikan.
b.
Pesan yang
disampaikan (Daya tarik pesan, kesesuaian dengan kebutuhan komunikan,
pengalaman pengirim dan penerima pesan, peran pesan dlm memenuhi kebutuhan
pesan)
c.
Komunikan
yang menerima pesan harus dilihat dari beberapa aspek, seperti kemampuan untuk
menafsirkan pesan, dapat menyadari bahwa pesan yg disampaikan memenuhi
kebutuhan, dan ada perhatian dari komunikan atas pesan yang diterima.
d.
Konteks
merupakan bagian penting mengenai setting dan lingkungan yang nyaman, kondusif
dan menunjang berhasilnya komunikasi tersebut.
e.
Sistem
penyampaian, yang berkaitan dengan metode dan media yang sesuai dengan indra
penerima pesan yang akan menunjang keberhasilan komunikasi.
Tuesday, 18 March 2014
My Lecturing
Mata Kuliah Semester 1 :
1. MKDU4110 - Bahasa Indonesia
2. MKDU4107 - Bahasa Inggris I
3. SKOM4103 - Hubungan Masyarakat
4. MKDU4221 - Pendidikan Agama Islam
5. MKDU4111 - Pendidikan Kewarganegaraan
6. SKOM4101 - Pengantar Ilmu Komunikasi
7. ISIP4212 - Pengantar Ilmu Politik
8. SKOM4314 - Perencanaan Pesan dan Media
Mata Kuliah Semester 2 :
1. ISIP4110.03 - Pengantar Sosiologi
2. ISIP4111.02 - Asas-asas Manajemen 02
3. ISIP4112.02 - Pengantar Ilmu Ekonomi
4. ISIP4131.02 - Sistem Hukum Indonesia
5. ISIP4211.02 - Logika I
6. ISIP4215.03 - Pengantar Statistik Sosial 03
7. MKDU4109.04 - Ilmu Sosial dan Budaya 04
8. SKOM4206 - Perencanaan Program Komunikasi 01
Mata Kuliah Semester 3 :
1. ISIP4216.04 - Metode Penelitian Sosial 04
2. SKOM4204.01 - Teori Komunikasi
3. SKOM4205.01 - Sosiologi Komunikasi Massa
4. SKOM4209.01 - Bahasa Inggris II
5. SKOM4328.01 - Komunikasi Pemasaran
6. SKOM4432.02 - Komunikasi Bisnis
7. SKOM4439.02 - Hukum Media Massa II
Mata Kuliah Semester 4 :
1. SKOM4312 - Public Speaking
2. SKOM4316 - Komunikasi Inovasi
3. SKOM4323 - Filsafat dan Etika Komunikasi 01
4. SKOM4330 - Teknik Mencari dan Menulis Berita
5. SKOM4326 - Komunikasi Persuasif 01
6. SKOM4321 - Opini Publik
Well DONE !
JIAYOU ! ^^9
Monday, 17 March 2014
Sejarah Pendidikan Jurnalistik di Indonesia
Jurnalistik berasal dari kata Jurnalisme yang artinya adalah
Kegiatan yang dilakukan oleh wartawan guna mengumpulkan dan mengolah berita
(menyiapkan, mengedit, dan menulis) untuk kemudian dimuat di surat kabar/media
lainnya.
Sejak tahun 1961 hingga 1986 banyak pakar Jurnalis yang mengutarakan pendapat mengenai arti istilah jurnalistik, seperti : F. Fraser Bond, Adinegoro, Onong Uchjana Effendy, Shadily, Djen Anwar (PU harian Indonesia Express), A.W Widjaya.
Di Indonesia, awal mula Pendidikan Jurnalistik dikenal sebagai Pendidikan Publisistik yang artinya Pendidikan Ilmu Persuratkabaran. Karena bagaimanapun surat kabar merupakan media yang pertama dikenal karena teknologi pertama yang sudah ada, hingga sampai saat ini surat kabarpun sudah lebih bervariatif bahkan memiliki target yang berbeda-beda.
Setelah surat kabar, media yang muncul sebagai media jurnalistik antara lain Media Cetak (Majalah, majalah berita, Pamflet, Baliho), Media Elektronik (TV, Radio, dll), juga melalui Media Massa secara langsung(antarpersonal) karena adanya berbagai macam media penyampaian publikasi dan jurnalistik maka nama Persuratkabaran berganti menjadi Ilmu Komunikasi.
Kemudian pada dunia Jurnalistik terdapat istilah Pers yang dalam bahasa Inggris yaitu press artinya adalah mesin cetak. Dalam jurnalistik, pers adalah lembaga yang memiliki berkegiatan melayani dan melindungi masyarkat dalam hal yang menyangkut kegiatan bidang komunikasi (massa, elektronik, dll). Pers sebagai wadah komunikasi massa untuk melaksanakan kegiatan jurnalistik dalam mencari, memperoleh, memiliki, menyimpanm mengolah dan menyampaikan informasi yang didapat melalui berbagai macam media.
Berdasarkan Undang Undang Pokok Pers Bab II pasal 3 tetang Asas, Fungsi, Hak dan Kewajiban serta Peranan Pers, ada 3 fungsi utama pers, antara lain : memberikan informasi, hiburan, dan melaksanakan control social.
Pendidikan Jurnalistik saat ini menjadi salah satu pilihan favorit generasi muda di Indonesia, melihat dari pesatnya perkembangan media elektronik dan media massa di Indonesia yang sangat bervariatif dan bersaing secara kompetitif.
Sejak tahun 1961 hingga 1986 banyak pakar Jurnalis yang mengutarakan pendapat mengenai arti istilah jurnalistik, seperti : F. Fraser Bond, Adinegoro, Onong Uchjana Effendy, Shadily, Djen Anwar (PU harian Indonesia Express), A.W Widjaya.
Di Indonesia, awal mula Pendidikan Jurnalistik dikenal sebagai Pendidikan Publisistik yang artinya Pendidikan Ilmu Persuratkabaran. Karena bagaimanapun surat kabar merupakan media yang pertama dikenal karena teknologi pertama yang sudah ada, hingga sampai saat ini surat kabarpun sudah lebih bervariatif bahkan memiliki target yang berbeda-beda.
Setelah surat kabar, media yang muncul sebagai media jurnalistik antara lain Media Cetak (Majalah, majalah berita, Pamflet, Baliho), Media Elektronik (TV, Radio, dll), juga melalui Media Massa secara langsung(antarpersonal) karena adanya berbagai macam media penyampaian publikasi dan jurnalistik maka nama Persuratkabaran berganti menjadi Ilmu Komunikasi.
Kemudian pada dunia Jurnalistik terdapat istilah Pers yang dalam bahasa Inggris yaitu press artinya adalah mesin cetak. Dalam jurnalistik, pers adalah lembaga yang memiliki berkegiatan melayani dan melindungi masyarkat dalam hal yang menyangkut kegiatan bidang komunikasi (massa, elektronik, dll). Pers sebagai wadah komunikasi massa untuk melaksanakan kegiatan jurnalistik dalam mencari, memperoleh, memiliki, menyimpanm mengolah dan menyampaikan informasi yang didapat melalui berbagai macam media.
Berdasarkan Undang Undang Pokok Pers Bab II pasal 3 tetang Asas, Fungsi, Hak dan Kewajiban serta Peranan Pers, ada 3 fungsi utama pers, antara lain : memberikan informasi, hiburan, dan melaksanakan control social.
Pendidikan Jurnalistik saat ini menjadi salah satu pilihan favorit generasi muda di Indonesia, melihat dari pesatnya perkembangan media elektronik dan media massa di Indonesia yang sangat bervariatif dan bersaing secara kompetitif.
Subscribe to:
Posts (Atom)




